Selasa, 21 Oktober 2025

SIPROTEC 5

KOMUNIKASI SIPROTEC 5 MENGGUNAKAN SOFTWARE DIGSI 5

1.  Pastikan Laptop sudah terinstall Software Digsi 5 dan Lisence, lalu double klik folder Digsi 5.


 2. Double Klik DIGSI 5.


 
 3. Tampilan selanjutnya seperti gambar berikut, kemudian hubungkan kabel komunikasi rele dengan Laptop.




MENDOWNLOAD PARAMETER RELAY OLS / MTDS SIPROTEC 5

1. Klik New Project.

2. Buat nama projek.

3. Pilih penyimpanan folder lalu create.

4. Pastikan usb sudah terkoneksi dari laptop ke relay, dan akan muncul file SIPROTEC 5 devices connected” lalu klik update.

5. Lalu setelah muncul tampilan relay, klik kanan pada file relay dan pilih copy online device to project”.



Pastikan device driver peralatan yang terkoneksi sudah terinstall pada software Digsi 5.


SETTING IP ADDRESS RELAY OLS / MTDS SIPROTEC 5

1. Klik Hardware and protocols.

2. Lalu pilih port yang ingin di koneksikan kabel RJ45 atau FO.

3. Klik Ip Interfaces untuk mengubah IP address.


4. Untuk mengubah SNTP dan mengaktifkan Homepage klik pada kolom tersebut.




MERUBAH CT & VT RASIO RELAY OLS SIPROTEC 5

1. Klik Setting, lalu pilih power system.

2. Untuk mengubah rasio CT klik Meas.point I-3ph 1”.

3. Pada CT phases ubah rasio pada primary current dan secondary current.



4. Untuk VT rasio, pilih Meas.point V-3ph 1”.

5. Lalu pada VT 3-phase ubah primary voltage dan secondary voltage.


MERUBAH SETTING (DEFINITE 50) RELAY OLS SIPROTEC 5

1. Klik setting lalu pilih OLS dan klik 50/51 OC-3ph-A1”.

2. Pada tabel definite-T1 untuk mengubah nilai setting ada pada threshold dan operate delay.





MENAMBAHKAN SIGNAL BI, BO & LED RELAY OLS / MTDS SIPROTEC 5

1. Pada menu relay, pilih information routing.

2. Lalu untuk menambahkan signal, pilih menu Add Signal yang sudah di buat oleh parameter engineering.

3. Klik kanan pada menu yang diinginkan lalu pilih Add new signal”.


4. Jika ingin menambahkan single point indication, pilih SPS stored lalu add.

5. Lalu sesuaikan signal yang di buat ingin di routing pada BI, BO atau LED pada information routing.


SETTING IOA STATUS PICKUP OLS PER PHASA SIPROTEC 5

 1. Pada menu relay, pilih communication mapping.

2. Lalu untuk menambahkan signal, pada Show protocol pilih IEC60870-5-104.

3.  Klik submenu OLS, lalu pilih 67 Dir.OC-3ph-B1.








 4. Pilih Pickup kemudian pada kolom Phs A, Phs B & Phs C klik kanan kemudian pilih X (routed).

5. Setting transmit Mapping address IOA Pickup Phs A, Phs B & Phs C.



MENGIRIM KONFIGURASI  SETTING DARI LAPTOP KE RELE

1. Pilih Device Rele yang mau dikirim, kemudian klik kanan dan pilih “Load configuration to device”.

2. Masukan password 222222, kemudian tunggu sampai proses sending selesai.


 

MONITORING RELE SIEMENS SIPROTEC 5 MELALUI WEBSITE

  

1. Buka Google Chrome/Mozilla/Microsoft Edge, kemudian ketik https://< IP Rele >:4443/

 Contoh : https://172.19.14.51:4443/

 2. Klik

 

Note : Jika diminta Password baik verifikasi dan konfirmasi pada Rele Siemens bisa menggunakan Password 222222 


Minggu, 03 Februari 2019

Listrik Prabayar (LPB)


Tau Listrik Prabayar (LPB) kan? pasti tau dong... itu loh listrik yang pake voucher, atau lebih sering disebut pulsa listrik. Kalo masih tetap gk tau kebangetan... (tepok jidat..jidat orang)

Tapi saya jamin suatu saat nanti kamu juga tau apa itu LPB, karena kedepan semua pelanggan listrik di Indonesia akan migrasi/diganti ke LPB, walaupun butuh waktu yang lama karena proses migrasi pelanggan yang mencapai ratusan juta (banyak banget kan) jelas gk semudah membalik telapak tangan. (apalagi telapak tangan mantan)

Gambar 1. Itu loh LPB yang dilihat cowok Tampan
Gmna pastinya udah tau y? Alhamdulillah...
Loh trus dirumah saya koq meteran listriknya beda, bukan seperti yang digambar itu?
Oiya, I see... Mungkin meteran listrik yang ada di rumah kamu itu meteran listrik Pascabayar (setelah dipake listriknya baru deh bayar).

Gambar 2. Listrik Prabayar
Gambar 3. Listrik Pascabayar

Lalu kenapa PLN mengubah kebijakan dari sistem listrik pascabayar menjadi prabayar?

Alasannya adalah karena listrik pascabayar bisa dibilang sebagai musuh terbesar PLN, setidaknya sampai saat ini dan sepenilaian saya. Loh koq bisa? iya bisa, karena listrik pascabayar merupakan penyumbang tunggakan terbesar, banyak pelanggan yang tidak bayar listrik selama berbulan - bulan (melebihi lamanya ibu mengandung).

Adapun keuntungan yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan prabayar adalah berupa:
  1. Tidak ada petugas pencatat meter yang datang ke rumah sehingga privasi tidak terganggu.
  2. Tidak ada sanksi pemutusan
  3. Tidak dikenakan denda keterlambatan
  4. Tanpa uang jaminan pelanggan
  5. Tidak dikenakan biaya beban bulanan
  6. Kemudahan pembelian setrum isi ulang

Kamis, 17 November 2016

Tips dan Trik Hemat Listrik

Selamat Pagi Pemirsa...

Hari ini saya akan share Tips dan Trik Hemat Listrik, iya Hemattt Beb... biar bisa nabung untuk modal nikah.
Banyak keluhan masyarakat yang membayar tagihan listrik terlalu mahal dibandingkan dengan tetangganya yang mempunyai daya kontrak yang sama. Beberapa hal yang mejadi perbedaan adalah mungkin Anda kurang/tidak hemat dalam penggunaan peralatan listrik, atau mungkin peralatan listrik yang anda gunakan tidak hemat energi / daya (watt) terlalu besar.
Seperti yang sudah dijelaskan pada materi sebelumnya (Read; Perubahan Daya Listrik), bahwa 1 kWh adalah penggunaan energi listrik sebesar 1000 Watt selama 1 jam. Harga 1 kWh berdasarkan tarif adjustment Bulan November 2016 untuk pelanggan dengan daya kontrak ≥ 1300 VA adalah Rp. 1.461,8,- Sebagai contoh, berikut saya tampilkan contoh perhitungan dalam gambar 1.
Gambar 1, Contoh Perhitungan kWh terpakai untuk daya kontrak  ≥ 1300 VA
Berdasarkan gambar 1 bahwa jumlah pemakaian listrik perbulan adalah sebesar 117,3 kWh yang apabila dikalikan dengan harga per-kWh sebesar Rp. 1.461,8,- maka besar tagihan pembayaran listrik adalah Rp. 171.469,14 (belum termasuk PPJ "Pajak Penerangan Jalan" dan PPN "Pajak Pertambahan Nilai") besar tagihan tersebut bagi sebagian masyarakat dirasa cukup mahal, maka hal yang harus dilakukan adalah HEMAT PENGGUNAAN LISTRIK. 

Berikut beberapa Tips dan Trik Hemat listrik yang bisa dijadikan referensi dalam pelaksanaan hemat listrik.

Lampu Penerangan
  1. Gunakan lampu hemat energi (sudah banyak dijual di pasaran)
  2. Matikan lampu bila tidak diperlukan (matikan lampu ketika tidur)
  3. Lengkapi lampu TL dengan kondensor (orang di kampung saya menyebutnya "Lampu Neon")
Gambar 2, Lampu TL

Televisi, Radio dan Tape Recorder
 Nyalakan bila benar - benar ingin ditonton atau didengarkan dan segera matikan bila tidak digunakan

Lemari Es
Setiap penurunan suhu (temperatur) untuk mendinginkan isi lemari es memerlukan tambahan energi listrik, agar tidak terlalu boros penggunaan listriknya:
  1. Pilihlah lemari es /freezer yang hemat energi
  2. Jangan masukkan makanan/minuman yang masih panas kedalam kulkas/freezer
  3. Atur suhu udara sesuai dengan kebutuhan, suhunya jangan terlalu rendah, karena akan semakin banyak mengkonsumsi energi listrik
  4. Tempatkan kulkas/freezer ditempat yang jauh dari sumber panas (kompor/sinar matahari)
  5. Tutup rapat dan buka seperlunya pintu lemari es/freezer
  6. Isi secukupnya (jangan terlalu penuh) agar peredaran udara dingin tidak terhambat
Mesin Cuci
Gunakan mesin cuci bila cucian sudah sesuai dengan kapasitas mesin itu sendiri (misal 3,5 atau 5 kg),
Ingat, jangan dikit - dikit nyuci, dikit - dikit nyuci, nyuci koq dikit - dikit...

Pendingin Ruangan (AC)
  1. Seperti halnya lemari es / freezer, semakin rendah suhu ruangan yang diketahui, makin banyak energi listrik yang digunakan 
  2. Atur suhu ruangan sesuai keperluan, jangan terlalu dingin
  3. Matikan AC bila ruangan sudah tidak digunakan
Kalau perlu tidak usah pakai AC, Pake AC Alami saja.. "Angin Cepoi-cepoi"

Kompor, Penanak Nasi, dan Oven Lisrik
Rencanakan dengan baik masakan yang akan anda buat, agar waktu menyala alat - alat ini bisa seminimal mungkin
Biar lebih hemat, masak di tungku "Hawu" Nasinya lebih Pulen dan Wangi


Gambar 3. Ini "Hawu"
Pemanas Air Listrik untuk Mandi
  1. Jangan biarkan pemanas air menyala sepanjang hari
  2. Nyalakan listrik beberapa saat sebelum digunakan, dan segera matikan kembali bila tidak diperlukan
Biar lebih hemat lagi, Masak Air dina Hawu, Hehehe

Pompa Air
  1. Pompa air menggunakan motor listrik, untuk menghemat listrik, pasanglah pompa listrik sesuai kebutuhan
  2. Gunakan tangki penampung air, agar pompa air listrik bisa digunakan lebih teratur. Usahakan tidak menyalakan pompa air bila air di tangki masih bisa memenuhi kebutuhan.
Gali sumur saja....!
Gambar 4. ini Sumur
Setrika Listrik
saat ini hampir semua setrika listrik dilengkapi dengan alat yang menghidupkan dan mematikan aliran listrik secara otomatis. Untuk menghemat listrik digunakan setrika listrik yang dengan panas yang sesuasi dengan kebutuhan jenis pakaian, atau bisa juga menggunakan Setrika Arang.. Lebih Harum dan Wangi.. apalagi kalau ditembah rendaman daun pandan wangi..hehehe

Gambar 5. Setrika Arang "Ayam Jago"
Penghasip Debu
  1. Bersihkan saringan debu secara rutin agar motor listrik tidak bekerja lebih berat karena akan menggunakan energi listrik lebih banyak.
  2. Gunakan Vacuum Cleaner untuk tempat-tempat sesuai kebutuhan
  3. Matikan Vacuum Cleaner apabila motor menjadi panas atau terjadi perubahan suara motor, kemungkinan terjadi sesuatu yang menggangu kerja alat tersebut.

Kipas Angin
  1. Buka Ventilasi/Jendela rumah untuk memperlancar udara ke dalam rumah
  2. Pilih kipas angin yang dilengkapi dengan pengatur waktu (timer) dan atur timer sesuai kebutuhan
  3. Atur kecepatan kipas angin sesuai kebutuhan
  4. Matikan kipas angin bila tidak diperlukan
atau gunakan peralatan legendaris warisan nenek moyang..."Kipas Bambu"
Gambar 6. Kipas Bambu

Gimana?? Bagus kan tips dan triknya.. Semangat mencoba..

Hemat Listrik, Hemat Energi..

Hemat bukan hanya untuk kita, tetapi juga sebagai warisan untuk anak cucu kita... iya kita...(Aku dan Kamu)


Salam Energi Terbarukan..!

Rabu, 16 November 2016

Awas, Bahaya Listrik

Listrik adalah Energi yang banyak membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari, hampir sebagian kebutuhan manusia memerlukan energi listrik, memasak, MCK, bekerja menggunakan peralatan yang memerlukan listrik, sebut saja seperti TV, Komputer, Kipas Angin, HP, Rice cooker, Mesin Cuci, Dispenser, Water Heater, dan lain-lain. (Maaf tidak dijelaskan secara ilmiah)
Listrik dapat dikonversikan menjadi energi lain untuk menunjang aktivitas manusia seperti menggerakkan motor, lampu penerangan, dan juga untuk memanaskan suatu benda. Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber seperti air, minyak, batu bara, panas bumi dan panas matahari, dan lain - lain.
Listrik sangat bermanfaat bagi manusia, namun disatu sisi listrik juga bisa menjadi bahaya. Loh koq Bisa? Iya dong... coba lihat gambar di bawah ini dan beberapa kasus yang akan dijelaskan.

Gambar 1. Info Bahaya Listrik

Berikut saya jabarkan beberapa kasus yang berhubungan dengan bahaya listrik:

Kasus Pertama,
Gambar 2. Seorang Buruh Bangunan tersengat listrik di Parepare (24/10/2016)
Seorang buruh bangunan yang sedang bekerja membengkokan besi untuk pengecoran sebuah bangunan sarang burung walet berlantai 4, besi mengenai kabel telanjang yang tak jauh dari tempat korban membengkokan besi, besi dan tubuh manusia (sebagian besar terdiri dari air) merupakan konduktor yang baik untuk menghantarkan listrik, korbanpun tersetrum hingga terjatuh digundukan pasir dan tak sadarkan diri. Innalillahiwainnailaihirojiun. Semoga Amal Ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Aamiin

Kasus Kedua,

Gambar 3. Seorang Pekerja Pemeliharaan Listrik tewas tergantung di SUTM 20 kV Pamekasan (11/07/2011)
Seorang pekerja PLN tewas tergantung di tiang listrik Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Pamekasan. Korban dan 18 rekannya melakukan perbaikan kabel listrik, sejak pukul 08.00 WIB saat semua aliran listrik untuk wilayah Kadur dan sekitarnya dipadamkan, dan pada pukul 11.30 WIB, korban pindah ke tiang listrik di sebelah selatan Pasar Kadur, Saat korban naik ke atas tiang listrik, tiba - tiba aliran listrik kembali menyala dan menyebabkan korban tersengat listrik. Innalillahiwainnailaihirojiun. Semoga Amal Ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Aamiin

Kasus Ketiga,

Gambar 4. Seorang Balita sedang memanjat tiang listrik
Sepintas terlihat Lucu, Iya lucu kayak kamu...tapi coba bayangkan apabila pada tiang listrik tersebut ada kebocoran air (ada arus listrik yang mengalir pada tiang listrik) maka sudah bisa dipastikan apa yang akan terjadi, dalam kasus ini juga terlihat bahwa balita masih menganggap hal - hal yang berhubungan dengan listrik sebagai sesuatu yang tidak membahayakan, tentukan perlu pendampingan dan pengawasan yang lebih ketat dari kedua orang tua.
hal serupa pun pernah terjadi 16 tahun yang lalu (umur saya masih 10 tahun, pas lagi imut"nya) saya meminta adik saya untuk menyalakan televisi. dan ketika adik saya menghubungkan kabel power tv ke terminal listrik tangan adik saya dalam keadaan basah, sehingga sudah bisa dipastikan adik saya tersengat listrik tapi untungnya diketahui oleh saya, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Alhamdulillah (sekarang dia sudah kuliah semester 3 di Ikopin Bandung), semoga dia tidak baca blog ini. hehehe

Kasus Keempat,

Gambar 5. Kawat jemuran di tiang listrik, satu orang tewas tersengat listrik
Apalah yang dipikirkan oleh orang yang memasang kawat jemuran di tiang listrik, kenapa gak sekalian jemur di Kawat SUTT. Innalillahiwainnailaihirojiun. Semoga Amal Ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Aamiin

Kasus Kelima, 
Gambar 6. Kera dan Bebek mati tersengat listrik
Malang nasib kedua hewan ini, seekor kera dan bebek mati tersengat listrik ketika sedang asyik bercengkrama membahas demo 411. Hehehe...


Dari kelima kasus, saya ini menjelaskan bahwa bahaya listrik mengintai kita, SIAPAPUN entah itu tua, muda, balita, bayi, hewan dll, baik seorang profesional maupun amatir di bidang listrik, DIMANAPUN, di dalam rumah, di luar rumah, dan KAPANPUN, siap atau tidak siap. sengatan listrik mengancam kita semua bahkan hingga menyebabkan kematian.

Sengatan listrik (electric shock) adalah sebuah fenomena dalam kehidupan, secara sederhana tersetrum dapaat dikatakan sebagai suatu proses tejadinya arus listrik dari luar ke tubuh. Sengatan listrik dapat terjadi karena terjadinya kontak antara bagian tubuh manusia dengan suatu sumber tegangan listrik yang cukup tinggi sehingga mampu mengakibatkan arus listrik melalui tubuh manusia tepatnya melalui otot. Selain itu arus ini sifatnya mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah, dalam kasus sehari - hari sumber tegangan listrik ini memiliki potensial tinggi, sementara bumi tempat berpijak memiliki potensial rendah. jadi, tegangan ini ingin mengalirkan arusnya ke bumi. Pada saat terjadi kontak antara manusia dengan sumber tegangan saat manusia ini menginjak bumi, maka tubuh manusia ini akan menjadi suatu kontektor antara sumber tegangan dengan bumi. (agak ilmiah dikit y, semoga paham)

Beberapa faktor penyebab kecelakaan akibat listrik, sebagai berikut:
  1. Faktor Manusia; kelalaian, kecerobohan, maupun ketidaktahuan akan penggunaan peralatan listrik.
  2. Faktor Internal; peralatan listrik tidak memenuhi syarat dan atau rusak; cara pemasangan yang tidak baik; kegagalan isolasi; kurangnya pengaman/proteksi listik dan lain-lain.
  3. Faktor Ekstenal; gangguan akibat cuaca atau lingkungan.

Sebagian besar terjadinya kecelakaan dan kerugian akibat aliran listrik disebabkan oleh faktor manusia yang diakibatkan dari kondisi - kondisi yang ditimbulkan oleh manusia itu sendiri dimana berpotensi sebagai sumber bahaya.

Akibat dari sengatan listrik bisa bermacam-macam, seperti:
  1. Sekedar terkejut
  2. Luka bakar
  3. Epilepsi/ayan
  4. Membuat jantung berhenti berdenyut, serangan jantung dan masalah pada irama jantung (arrhythmias).. beda kalau jantung bedetak kencang karena duduk disamping gebetan. 
  5. Otot berkontraksi (mengerut) dan kesakitan
  6. Tidak sadar diri/pingsan
  7. Pernafasan berhenti karena pusat saraf yang mengatur pernafasan menjadi lumpuh
  8. Kematian.
Pertolongan Pertama yang harus dilakukan:

Gambar 7. Pertolongan pertama akibat sengatan listrik dengan nafas buatan
  1. Segera bertindak dengan mematikan aliran listrik, cabut steker atau matikan sekring/MCB pusat, kemudian minta seseorang untuk mencari bantuan, memanggil ambulans dan atau pertolongan lain.
  2. Jauhkan korban dari sumber listrik, untuk dapat memegang penderita tanpa kesetrum anda memerlukan benda yang tidak bisa menghantarkan listrik seperti sarung tangan karet yang kering atau tongkat sapu, setelah itu pindahkan korban ke tempat aman serta bersirkulasi udara lancar. Baringkan korban lalu cek kesadaran korban apakah sadar atau tidak, serta periksa denyut nadi dan pernapasannya.
  3. Periksa denyut nadi di lehernya, jika tidak ada tanda-tanda setelah 5 detik, tekan dadanya sebanyak 5 kali dengan kedua telapak tangan anda - telapak tangan kiri berada diatas dada yang lain dan pastikan posisi tangan anda satu garis dengan putingnya. periksa lagi, jika tetap tidak ada. Ulangi.
  4. Untuk pernapasan buatan, mungkin karena pertimbangan tertentu, bisa tidak dilakukan lewat mulut, pembuatan nafas buatan boleh disalurkan lewat hidung korban. kalau setelah dilakukan pernafasan buatan ternyata paru-paru tidak mengembang, periksa mulut, hidung dan kerongkongan. mungkin ada sesuatu yang menghambat aliran udara untuk masuk. Bila penderita masih bernapas dengan normal baringkan penderita pada posisi miring ke sisi kanan, tangan kairi penderita letakkan di pipi kanan, hal ini dilakukan supaya penderita bisa bernafas. Jika korban adalah anak kecil, dibutuhkan lebih banyak lagi pernapasan buatan, sampai 20 kali dalam semenit.

Adapun langkah-langkah yang dapat diimplementasikan untuk mengurangi kecelakaan dan kerugian akibat listrik adalah sebagai berikut:
  1. menanamkan kesadaran keselamatan kerja sejak dini (komitmen);
  2. mematuhi peraturan - peraturan yang berlaku serta mengikuti prosedur kerja yang benar dalam menangani suatu peralatan listrik yang mempunyai sumber bahaya kecelakaan yang potensial;
  3. mengaktifkan budaya perawatan atau maintenance alat produksi;
  4. untuk instalasi listrik yang terpasang di tempat - tempat yang riskan terhadap kebakaran/ledakan harus dipasang/digunakan komponen - komponen listrik khusus;
  5. perawatan serta pengujian dilakukan lebih intensif;
  6. peraturan dan penerapan sanksi.
  7. harus lebih berhati-hati dan mawas diri ketika bekerja dilingkungan yang teraliri listrik serta selalu memakai APD (alat pelindung diri)
  8. Perlu pengawasan yang ketat terhadap anggota keluarga ketika melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan listrik.
  9. Apabila terjadi banjir, usahakan memutus semua aliran listrik yang ada di rumah dan tetap selalu waspada, (ingat.. banjir itu disebabkan oleh air, dan air adalah penghantar listrik yang baik)

Berikut saya tampilkan beberapa gambar mengenai informasi bahaya listrik.

Gambar 8. Info PLN Udiklat Bogor

Gambar 9. Hindari penumpukan steker

Gambar 10. Tidak boleh main layang-layang dekat jaringan listrik

Gambar 11. Info PLN Disjateng dan DIY
Gambar 12. Jangan memasang antena dekat jaringan listrik

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga artikel ini bisa mengedukasi dan memberikan manfaat, dan Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan keselamatan dan keberkahan dalam setiap langkah kita. Aamiin.


Salam Energi Terbarukan..!

SIPROTEC 5

KOMUNIKASI  SIPROTEC   5  MENGGUNAKAN SOFTWARE DIGSI 5 1.    Pastikan Laptop sudah terinstall Software Digsi 5 dan Lisence , lalu double kli...